TI Kalsel Sukses Gelar UKT DAN

24 Mar 2018
1340 times

Sebanyak 12 taekwondoin Banjarbaru mengikuti ujian kenaikan tingkat geup di Gedung Taekwondo Sultan Adam, Banjarmasin, 17-18 Maret 2018.

Pada ujian geup tersebut, pengurus Taekwondo Indonesia (TI) Banjarbaru berhasil meloloskan seluruh taekwondoinnya.Pengprov TI Kalsel cukup puas apalagi ketika latihan bersama, taekwondoin Banjarbaru selalu jadi contoh dalam melakukan gerakan, selanjutnya taekwondoin Banjarbaru harus ada latihan bersama sabuk hitam minimal satu kali sepekan,. tersebut dilakukan agar para taekowondoin sabuk hitam dapat terus meningkatkan kualitas sebagai pelatih ke depannya.

Di ujian geup tersebut, diuji oleh Master Rafael dari Kalimantan Timur, yang merupakan utusan dari Persatuan Besar (PBTI).

Materi yang diujikan yakni, pukulan tangkisan dan tendangan, lalu kyorugi (tarung), kemudian poomsae (jurus), selanjutnya hosinsul, serta kyukpa atau pemecahan benda keras.

Selain taekwondoin Kalsel, terdapat pula peserta ujian geup dari Kalimantan Utara, sebanyak lima taekwondoin.

Nama-nama taekwondoin Banjarbaru lulus ujian geup:

1. Fitria Hery Ardianto: Geup I => Dan I
2. Pipin Sandy Martino: Geup I => Dan I
3. Cikal Anugrah: Geup I => Dan I
4. M Najwan Aldiansyah: Geup I => Dan I
5. Nurul Hikmah: Geup I => Dan I
6. M Rizaldi Ananta: Geup I => Dan I
7. Helmi Faridy: Geup I => Dan I
8. Ihya 'Ainizzahra: Dan I => Dan II
9. Rafika Maunayulia: Dan I => Dan II
10. Rinanti Sari Pribadi: Dan II => Dan III
11. Anton Septiadi: Dan II => Dan III
12. Rahmadi: Dan III => Dan IV

 

Pengurus Provinsi (Pengprov)Taekwondo Indonesia (TI) Lampung masa bakti 2018-2022 resmi dilantik di Gedung Olahraga Saburai Bandar Lampung Sabtu (17/3/2018).

Pelantikan Pengprov TI Lampung dilaksanakan sesuai dengan SK PBTI dengan nomor :SKEP.04/PBTI/II/2018 tertanggal Jakarta 6 Februari 2018 ditanda tangani Ketua Umum PBTI, Letnan Jendral TNI (Purn) Marciano Norman.

Amril Yusam Kembali di percaya menahkodai TI Lampung untuk periode kedua setelah  Pengurus Daerah dari 15 Kabupaten-Kota Seprovinsi Lampung pada Musprov awal tahun 2018 secara aklamasi  mendaulat kembali Amril Yusam untuk membawa panji TI Lampung hingga 2022.

Wakil Ketua Umum PBTI Brigjen TNI (Purn) H. Noor Fadjari, ST mewakili Ketua Umum PBTI, Letnan Jendral (Purn) Marciano Norman melantik langsung  Ketua Umum dan Unsur Pengprov TI Lampung masa Bakti 2018-2022.

Dalam sambutannya Noor Fadjari mengharapkan kepada Pengurus Provinsi TI Lampung yang baru saja dilantik untuk dapat meningkatkan  Prestasi atlet Taekwondo Lampung baik di level nasional maun Internasional. 

"Saya, atas nama PBTI mengucapkan selamat atas dilantiknya jajaran pengurus Taekwondo Indonesia Lampung. Semoga di bawah kepemimpin yang kali kedua dari Bapak Amril, kedepan Taekwondo Lampung bisa lebih baik lagi, sehingga melahirkan atlet layak tanding dilevel nasional dan internasional," ujar Noor Fadjri dalam sambutannya.

Ditambahkan Noor Fadjri, program yang di gulirkan TI Lampung periode kepemimpinan Amril Yusam yang pertama telah berjalan baik, dengan rutin menggelar Festival Taekwondo, Begawi Taekwondo dan Saburai Cup.

"Selama ini saya mengikuti terus baik kejuaraan Begawi takwondo, Festival Taekwondo dan yang sekarang Saburai Cup. Saya ikuti terus, ternyata dari ajang yang rutin digelar TI Lampung ini, salah satu atlet taekwondo Lampung, sudah ada yang berhasil mengikuti Pelatnas Asean Games. Ini membuktikan Pengprov TI Lampung Konsisten dengan program-progran peningkatan prestasi atlet, dan tentunya hal ini harus terus dipertahankan, bahkan ditingkatkan." Ujar Fadjari.

Ketua Umum TI Lampung Amril Yusam disaat yang sama mengatakan, seperti diungkapkan PBTI, dalam kepemimpinan periode kedua ini, dirinya beserta jajaran pengurus lain akan meningkatkan baik SDM Pelatih dan Pengurus agar pembinaan atlet bisa lebih baik.

“Seperti apa yang telah kita sama-sama dengar tadi dari PBTI, kami siap untuk melakukan pembinaan dan pengembangan Taekwondo di Lampung, Pengkab dan Pengkot yang belum ada kita benahi begitu juga SDM dan pelatih-pelatihnya kita lakukan diklat-diklat bahkan kita akan promosikan wasit dan pelatih untuk diklat nasional” Terang Amril

Nampak hadir pada agenda pelantikan, Sekretaris Umum KONI Lampung, Margono Tarmudji, Kabid Organinsasi Harahap, seluruh Pengcab/pengkot TI Lampung dan Pengprov TI Lampung yang baru dilantik.

Acara pelantikan di barengi dengan Kejuaraan  Daerah (Kejurda) Saburai Cup ke-9 yang diikuti 400 Taekwondoin dari 15 Kabupaten-Kota Se-Provinsi Lampung  ditambah Pengprov TI Bengkulu, Saburai Cup mempertandingkan kategori Kyorugi dan Poomsae kelompok umur Junior dan Senior yang berlangsung selama dua hari Sabtu 17 dan Minggu 18 Maret 2018. Acara pelantikan dan pembukaan kejuaraan juga semakin meriah dengan dihadirkannya demonstrasi taekwondo dari tim demo N-Lions dan Tarian Lampung.

 Pengurus Propinsi Taekwondo Indonesia (Pengprov TI) DI Yogyakarta telah sepakat untuk menjajaki kerjasama dengan Kementerian Pertahanan (Kemhan) untuk menerapkan kegiatan bela negara bagi seluruh pengurus daerah diwilayah DI Yogyakarta.  Selanjutnya kemungkinan disetiap kegiatan taekwondo di lingkungan DIY, materi bela negara akan menjadi menu wajib bagi para taekwondoin. Terkait dengan rencana tersebut, Pengprov TI DIY saat ini tengah menjalin koordinasi dengan kemenhan agar implementasi materi bela negara dapat disesuaikan dengan kegiatan-kegiatan taekwondo. Demikian hal tersebut disampaikan oleh Ketua Pengprov TI DIY Sukamto, kepada TIN, Sabtu, (3/3/2018)

“Semua pengurus pengda akan kami ikutsertakan dalam kegiatan bela negara. Sudah ada pembicaraan dengan Kemenhan dan mereka siap mengirimkan pemateri-pemateri,” Ujar Sukamto.

Ditambahkan Sukamto, semua unsur yang ada di Pengda TI DIY akan dilibatkan dalam kegiatan penanaman bela negara tersebut, termasuk pelatih dan atlet. Ia menilai dengan penanaman bela negara maka setiap insan akan memiliki semangat dan motivasi tinggi untuk meraih juara dan prestasi.

“Maret ini sudah akan kami mulai dan semoga bisa mendatangkan prestasi bagi taekwondo DIY,” Tegas Sukamto yang juga Kepala Kesatuan Bangsa (Kesbang) Kota Yogya itu

Masuknya materi bela negara dalam setiap kegiatan taekwondo dilingkungan TI DIY menjadi bagian penting dari program Pengprov TI DIY. Menurut Sukamto, selain program-program yang sifatnya teknis terkait pembinaan dan pengembangan olahraga taekwondo di DIY, program yang dikhususkan untuk peningkatan personal development dan wawasan kebangsaan, juga menjadi bagian dari rencana pengprov TI DIY untuk menjadikan olahraga taekwondo sebagai bagian dari upaya menumbuh-kembangkan sikap nasionalisme. “Tanggung jawab bela negara, harus masuk keseluruh wadah dan komunitas masyarakat, termasuk komunitas pegiat olahraga. Malah lanjutnya, sikap tersebut justru akan dibutuhkan terutama ketika mengemban tugas negara di kompetisi internasional.” Terang Sukamto

SUkamto juga berharap bahwa dengan diberikannya materi bela negara, jiwa korsa atlet dan pelatih semakin kuat. Sehingga jika nanti mewakili negara di kancah internasional, mereka akan berjuang dengan semangat bela negara,

Komitmen pemberian materi bela negara  sebelumnya pernah disampaikan Menteri Pertahanan Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu ketika membuka kejuaran taekwondo nasional bertajuk Menhan Cup yang digelar di GOR Popki Cibubur tahun 2017 lalu. Menhan menilai bahwa konsep dan materi bela negara yang diintegrasikan kedalam kegiatan olahraga, menjadi bagian dari nilai strategis yang tidak terpisahkan dalam rangka mematri jiwa dan semangat nasionalisme bagi para pemuda Indonesia. Waktu itu, komitmen masuknya materi bela negara juga dicetuskan oleh ketua pengprov TI DKI Jakarta, Brigjen TNI Brigjen TNI Ivan Ronald. Namun hingga kini  belum jelas, sejauhmana materi bela negara tersebut sudah mulai diimplementasikan kedalam kegiatan-kegiatan taekwondo di DKi Jakarta.

 

#Repost taekwondoindonesianews.com

Benny R Gautama kembali memimpin Pengurus Propinsi Taekwondo Indonesia (Pengprov TI) Jawa Barat periode 2018 – 2022. yang berlangsung di Hotel Maja House, Jl. Sersan Bajuri, Bandung, Jawa Barat (23/2).

Benny terpilih melalui pemilihan secara aklamasi yang dihadiri oleh Wakil Ketua Koni Jawa Barat dan wakilBidang Organisasi Koni Jawa Barat, para Penasehat, pengurus dan peserta dari Pengkab/kota sebanyak 27 Kab/kota, kecuali Pangandaran karena baru terbentuk.

Sementara dari Pengurus Besar Taekwondo Indonesia yang hadir sebagai supervisi sekaligus mewakili Ketua Umum untuk membuka acara Musprov adalah Waketum II, Brigjen TNI (Purn) H. Noor Fadjari, ST yang diampingi oleh Ketua II Bidang Organisasi, Yefi Triaji, SIP.

Tema dari Musprov kali ini adalah : "Melalui Musyawarah Provinsi VIII Taekwondo Indonesia Jawa Barat Tahun 2018 kita perkokoh Prestasi Menuju PON XX PAPUA 2020 Dengan Soliditas dan semangat Kebersamaan"

Terkait dengan tema tersebutlah setelah terpilih, Benny akan berupaya mengulang kesuksesan taekwondo Jawa Barat di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2020 di Papua. "Setelah dipercaya oleh rekan-rekan tentu pada masa kepengurusan ini akan menjadi lebih sulit dari sebelumnya. Pasalnya kedepan kita akan menghadapi PON di Papua," katanya.

Meski demikian, Benny tidak akan pesimis menghadapi serangkaian agenda penting tersebut. "Pencapaian 12 medali emas pada PON Jawa Barat harus jadi angka yang bisa dilewati di Papua. Mudah-mudahan kita bisa meraih minimal angka yang sama atau lebih," katanya.

Dikatakannya, TI Jawa Barat masih memiliki waktu yang panjang untuk menghadapi PON XX. Karena itu, ia meminta agar seluruh pengcab TI bekerjasama lebih baik.

Ia menegaskan, target 12 medali emas pada PON XX Papua jangan sampai menjadi sebuah kenangan untuk diingat. "Target 12 emas itu bukan angka untuk diingat, tapi dilewati. Saya sudah tekankan ke pengurus dan atlet-atlet kita, 12 emas jangan untuk dikenang tapi dilewati," ujarnya

Seperti diketahui, Jawa Barat adalah salah satu propinsi yang menjadi barometer penting dan menjadi contoh bagi propinsi lain terkait dengan kesuksesannya memproduksi dan mengelola bibit-bibit potensial taekwondo Indonesia. Tak heran sejak kurun waktu satu dasawarsa terakhir, Jawa Barat menjadi propinsi terbanyak penyumbang atlet nasional yang berkiprah membela negara di event-event Internasional.

Musyawarah propinsi yang berlangsung lancar dan kondusif dan memilih pemimpin secara aklamasi yang dihadiri oleh hampir seluruh perwakilan, dari PBTI, KONI Jawa Barat, serta hampir seluruh utusan dari wilayah kabupaten/Kota juga menjadi salah satu indikator bagaimana solidnya organisasi taekwondo Jawa Barat.

Banyak kalangan berharap, semoga kepemimpinan Benny R Gautama di kali kedua sebagai ketua umum pengprov TI Jawa Barat, dapat lebih memberikan harapan besar bagi arah perkembangan dan prestasi Jawa Barat dimasa yang akan datang. Sekaligus memberikan studi komparatif bagi daerah lain tentang tata kelola organisasi. Khususnya mengenai pembinaan dan prestasi atlet taekwondo daerah yang nantinya memberikan kontribusi bagi timnas taekwondo Indonesia.

Sumber : Taekwondo Indonesia News

 

 

 

Musyawarah Propinsi (Musprov) Taekwondo Indonesia Nusa Tenggara Timur (NTT) Sukses digelar , Sabtu (10/2) di Kupang NTT. Dalam suasana yang kondusif dan pemilihan yang demokratis tersebut, forum yang diikuti oleh 17 Pengcab/Pengkot tersebut akhirnya menetapkan Alex Riwu Kaho sebagai ketua terpilih untuk periode 2018-2022, menggantikan Viktor Lerik.

Menurut Sekretaris umum Pengprov TI NTT Micky Natun, ST, MSc, Musprov diikuti 17 Pengcab/Pengkot, minus Kabupaten Lembata, Rote Ndao, Flores Timur dan Kabupaten Ngada yang belum memiliki badan pengurus

"Tujuh belas kabupaten/kota memiliki hak suara. Merekalah yang memilih ketua di Musprov TI NTT sekaligus membahas program kerja empat tahun ke depan periode 2018-2022," jelas Miky.

Musprov TI NTT yang mengambil tema “melalui musprov, kita tingkatkan konsolidasi dan pembinaan organisasi menuju prestasi emas taekwondo NTT” tersebut ditinjau oleh salah seorang Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI), John Edward Sijabat. Dirinya mewakili PBTI untuk mengawasi langsung jalanya proses Musyawarah propinsi sesuai dengan ketentuan yang telah diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga PBTI.

Disela-sela Musprov, selain dipaparkan pertangungjawaban oleh pengurus lama, juga dibahas rencana program taekwondo NTT kedepan.  Khususnya terkait strategi dan persiapan menghadapi PON di Papua 2020 mendatang.  Selain pembahasan program kerja tersebut, dalam kesempatan yang sama, juga dilantik lima pengurus kabupaten Taekwondo NTT, yakni Pengkab TI TTS, Pengkab TI Manggarai, Pengkab TI Sabu Raijua dan Pengkab TI Alor oleh Ketua Umum Pengprov TI NTT.

Ketua Pengprov TI NTT yang baru, Alex Riwu Kaho menggantikan Viktor Lerik yang merupakan Ketua Pengprov TI NTT sebelumnya. Sistem pemilihan dalam Musprov TI ini, dilakukan secara tertutup, dimana 16 pemilik suara diminta menuliskan nama calon ketua yang dipilihnya dalam secarik kertas dan di kumpulkan.

Seperti diketahui, selain Alex Riwu dan Viktor Lerik, yang kembali mencalonkan diri, terdapat calon lain, yakni Fransisco Bessie, dan Alexander Ena.

Dari 17 suara sah, 10 diantaranya memberikan dukungan kepada Alex Riwu Kaho. Viktor Lerik mendapat dukungan 4 suara dan dua kandidat lainnya mendapatkan masing-masing satu suara.

Dalam pernyatanya, pasca terpilih sebagai ketua Pengprov TI yang baru, Alex Riwu menyampaikan bahwa dirinya akan fokus menyiapkan sumber daya atlet dan berbagai persiapan lainnya menuju PON 2020 agar TI NTT dapat ikut berbicara dan bersaing di tingkat nasional secara kompetitif. Terkait hal tersebut, dirinya akan berusaha semakimal mungkin menyusun formasi kepengurusan dan mengkonsolidasikannya kepada semua pihak yang nantinya terlibat untuk mensukseskan visi dan misinya itu.

“Kita akan berupaya menyusun kepengurusan sesuai batas waktu yang di berikan, apalagi formatur yang ada tinggal berjauhan. Selain itu kegiatan peningkatan dan pembinaan prestasi akan menjadi prioritas pengurus kedepan. Oleh karena itu, pengurus akan fokus pada upaya mempersiapkan SDM, baik atlet maupun pelatih dalam menghadapi even nasional tersebut.” Ujar Alex .

Termasuk kepengurusan yang baru ini menurut alex juga menyediakan ruang yang seluas-luasnya agar seluruh pihak yang berkepentingan di taekwondo NTT melakukan konsolidasi dan penataan organisasi, juga rekonsiliasi dengan mereka yang semua berada di luar PBTI dan ingin kembali ke PBTI.,“ Terang Alex yang juga sebagai Dirut Pemasaran Bank NTT tersebut.

Selain itu, kepengurusan TI NTT kedepan juga akan diprioritaskan pada upaya meningkatkan kompetensi dan kualitas SDM dengan menitikberatkan aspek sport dan teknologi. Utamanya pada kegiatan kepelatihan, perwasitan dan pertandingan. Ia menyadari bahwa kemajuan pembinaan juga didasarkan pada aspek itu. Apalagi menurutnya olahraga taekwondo saat ini sudah menggunakan teknologi baik signal maupun scoring system. Oleh karenanya, Alex akan berupaya maksimal untuk mendorong agar pengprov dan pengcab memiliki sarana dan prasarana tersebut. Hal ini menurutnya penting agar atlet, pelatih adan para wasit asal NTT terbiasa menggunakan berbagai sarana dan prasarana teknologi tersebut.

Soal rekonsiliasi dengan mereka yang dulu bergabung dengan YUTI, Alex menegaskan, bagi jika ingin bergabung tentu ada persyaratan yang harus di penuhi, yang diminta PB TI maupun hasil rapat Pengprov TI beberapa waktu lalu. Hingga saat ini terangnya, sudah ada yang memenuhi persyaratan tersebut dan sudah bergabung kembali.

“Bahkan ada yang sudah mengikuti kejuaraan dan membuka Dojang. Dan rekonsiliasi ini akan tetap berlanjut,” ungkapnya.

Alex menambahkan, dukungan pers untuk ikut mengembangkan taekwondo juga dibutuhkan karena berbagai informasi perkembangan Taekwondo bisa didapat dari pers. Terkait hal tersebut, kedepan dirinya berjanji untuk berusaha menjalin kerjasama dengan media untuk mendorong agar atmosfir taekwondo NTT makin lebih terasa dan memberikan efek positif. Yakni makin meluasnya keterkarikan masyarakat terhadap olahraga yang dipertandingkan di olimpiade ini.

 

#Repost https://taekwondoindonesianews.com

PBTI LOGO

01 Feb 2018 Written by

world taekwondo global membership system - video

29 Jan 2018
1088 times

Media

Info GMS WT

12 Jan 2018
2572 times

Surat Pemberitahuan Pemberlakuan Kartu Keanggotaan Global Membership System World Taekwondo Kepada Seluruh Ketua Pengprov T.I Klik DISINI

 

 

Senayan Trade Centre (STC),
Senayan, Lantai 3 No.173B,
Jalan Asia Afrika. Jakarta Selatan
Telp: 021-29407769

Email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Cari

Peta Kantor PBTI